السلام عليكم ورحمةالله وبركاته!

Deal with the problem yourself and acknowledge existence of life, but do not let yourself be mastered. Let yourself aware of the situation of education in the form of patience, happiness, and understanding the meaning

Hadapilah masalah hidup dirimu dan akuilah keberadaannya, tetapi jangan biarkan dirimu dikuasainya. Biarkanlah dirimu menyadari adanya pendidikan situasi berupa kesabaran, kebahagiaan, dan pemahaman makna.

Tampilkan postingan dengan label Portal sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Portal sastra. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 November 2014

Kita Semua Sama

Memandang sebelah mata karena kekurangan fisik seseorang, menganggap bahwa orang yang punya kekurangan fisik itu lemah tak berdaya, beranggapan klo penyandang disabilitas itu tidak bisa apa2 dan hanya bisa merepotkan orang disekitarnya mungkin sudah menjadi penilaian umum di tengah masyarakat  kita khususnya di negeri yang katanya semboyannya BHINEKA TUNGGAL IKA.
Tapi sadarkah kita... anggapan2 seperti itu sama halnya meremehkan dan meragukan akan kekuasaan Allah Sang Maha Segala...
Allah Maha Sempurna... Allah Mahha Mengetahui... Allah Maha Melihat... Allah Maha Mendengar... Jadi tidak mungkin Allah menciptakan sesuatu yang tidak sempurna...
Coba renungi...  Bagaimana perasaan kita ketika kita membuat sebuah karya seperti  pesawat2 dari kertas lalu ada orang lain yang mencela dan menilai  kalau hasil karya kita itu buruk? Tidakkah kita merasa sedih? Tidakkah kita merasa tersinggung?
Lalu bagaimana dengan Allah? Tanpa pernah merasa bersalah kita sering menilai buruk terhadap cipta2an-Nya... kita sering menganggap bahwa cipta2an-Nya yang berbeda dengan kita itu adalah PRODUK cacat yang tidak bisa apa2, tidak diberi kesempatan, diragukan, diremehkan bahkan tak jarang kita cela...
Terkadang saya berpikir di negara yang mengaku sebagai negara yang menghargai perbedaan, negara yang secara kuantitas adalah negara dengan penduduk yang punya kartu identitas yang bertuliskan agama Islam terbesar di dunia yang mengajarkan kepada ummatnya bahwa semua manusia sama dihadapan Allah adalah sama, kenapa masih lazim digunakan kata2 PENYANDANG CACAT?
Padahal tentu kita sadari kata2 CACAT adalah punya konotasi negatif... dalam dunia produksi produk2 yang dinilai CACAT tidak akan dilempar ke pasar dan akan segera dimusnahkan...
Lalu masihkah kita menganggap kalau orang2 yang kita nilai punya kekurangan fisik adalah PENYANDANG cacat? Jika memang benar orang2 yang punya kekurangan fisik adalah orang2 CACAT, kenapa Allah memberikan kesempatan untuk hidup?  Kenapa mereka tidak langsung dimatikan ketika lahir?
Sebagian dari kita mungkin berpikir kalau itu semua adalah cobaan dari Allah, tapi yang perlu kita pahami kalau kekuatan mental dan kesabaran tiap orang itu berbeda...! Beruntung tentunya teman2 difabel yang bisa bangkit dan punya motifasi tinggi untuk maju... tapi bagaimana dengan teman2 difabel yang terpuruk karena penilaian sebelah mata terhadap kekurangan fisik yang mereka miliki? Salah siapa kalau  nantinya mereka putus asa? Salah siapa kalau nantinya mereka mempertanyakan keadilan Allah? Salah siapa kalau  nantinya mereka berada di pinggir2 jalan menengadahkan tangan memohon belas kasih dari orang lain?
Bagi penyandang difabel batas antara rasa optimis dengan pesimis itu tipis sekali, bahkan mungkin lebih tipis dari sayap lalat. Jadi jika memang tidak bisa menjadi motifator bagi mereka, berusahalah untuk tidak menjadi pemicu kemunculan rasa pesimis mereka...
BHINEKA TUNGGAL IKA “BERBEDA2 TAPI TETAP SATU TUJUAN” adalah semboyan yang selalu  diajarkan kepada siswa2 di sekolah, namun pada prakteknya semboyan mungkin ini tidak berlaku kepada orang2 yang punya kekurangan fisik... banyak teman2 difabel yang mendapatkan penolakan di tengah masyarakat karena kekurangan fisik yang mereka miliki ... sebagian teman2 difabel khususnya teman2 difabel di daerah pelosok harus berjuang keras melawan penolakan demi penolakan dari lingkungan sekitar mereka, bahkan yang lebih menyedihkan lagi penolakan itu juga terkadang datang dari dunia pendidikan.
Jadi teringat sebuah pernyataan dari seorang pendidik dari sebuah  sekolah kepadaku sewaktu masa UN SMA “Buat apa ko sekolah? Kalau mau ko sekolah mestinya cari ko sekolah khusus? Ada di jawa itu sekolah khusus buat orang buta...” nada bicaranya waktu itu memang tidak keras, seperti orang menasehati, tapi mengingat pernyataan itu  membuatku berpikir “Haruskah setiap penyandang difabel bersekolah di  sekolah2 khusus? Lalu bagaimana  dengan teman2 difabel yang  di sekitar  wilayah tempat tinggalnya tidak ada lembaga pendidikan khusus untuk penyandang difabel? Haruskah mereka mengubur mimpi2 mereka, memendam cita2nya hanya karena sesuatu di luar kuasa mereka?
Tentu tidakkan...! Sudah banyak sekali teman2 difabel yang membuktikan bahwa penyandang difabel juga bisa bersekolah di sekolah2 umum ... Kalau memang bisa bersekolah di sekolah umum kenapa harus masuk sekolah khusus...!
Memang sih tidak di pungkiri dalam beberapa hal penyandang difabel butuh bantuan dari teman2 non-difabel, tapi bukan berarti itu semua menunjukkan bahwa penyandang difabel  itu lemah... itu semua sama halnya dengan teman2 non-difabel yang tentu juga tidak bisa melakukan semuanya sendiri, teman2 non-difabel pastinya juga butuh bantuan dari orang lain dalam beberapa hal kan...! Lalu dimana letak perbedaannya? Teman2 difabel juga tidak ingin selalu merepotkan orang2 sekitarnya, teman2 difabel hanya butuh bantuan terhadap sesuatu yang memang sangat sulit bagi mereka...
TAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA... tentu kita semua telah paham dengan itu semua... jadi masihkah kita menganggap teman2 difabel itu orang2 yang CACAT, orang2 lemah, orang2 yg tidak bisa apa2? Masihkah teman2 yang non-difabel menganggap dirinya lebih baik dari teman2 difabel?
Kita semua punya kesempatan yang sama... kita semua punya hak yang sama...!
PERBEDAAN DIANTARA KITA ADA UNTUK MEMBUAT KITA SALING MELENGKAPI KEKURANGAN KITA SATU SAMA LAIN
Read more ...
Jumat, 08 November 2013

Contoh surat dagang - Penawaran barang

Pinrang, 01 November 2013

Perihal
:
Surat penawaran buku-buku pelajaran
Lampiran
:

Kepada :
Yth. Madrasah  Aliyah Pondok Pesantren Mambaul Ulum DDI
Jl. Poros Pinrang – Langnga km. 13
Patobong

Dengan hormat,
Melalui surat ini perkenankan kami  memperkenalkan perusahaan kami kepada bapak. Perusahaann kami bernama PT. Risma Karya yang bergerak di bidang distributor buku pelajaran sekolah
Menurut informasi  yang kami terima, Madrasah Alyah Pondok Pesantren DDI Patobong sedang membutuhkan beberapa tambahan buku pelajaran baru dalam rangka menghadapi tahun ajaran baru 2014/2015. Olehnya itu, perkenankanlah kami menawarkan produk kami berupa buku-buku pelajaran yang kami pasarkan. Bersama dengan surat ini kami lampirkan daftar barang dan harga yang kami tawarkan.
Jika Madrasah bapak/ibu berminat terhadap penawaran kami ini, bapak/ibu dapat menghubungi kami melalui nomor telepon (0421) 921115 atau melalui email bukusekolah@rismakarya.com. Kami akan mengantar barang pesanan bapak/ibu langsung ke lokasi segera setelah pesanan bapak/ibu kami terima. Kami juga akan memberikan diskon sebesar 20% jika transaksi pembelian buku diatas Rp. 1.500.000 (Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).
Kami berharap penawaran ini dapat berlanjut menjadi kerja sama yang saling menguntungkan antar satu sama lain. Apabila berkenan, kami juga bersedia melakukan presentase dan pembicaraan lebih lanjut mengenai penawaran kami ini.
Demikian surat penawaran ini kami buat, atas perhatian dan kerjasama bapak/ibu kami ucapkan terima kasih yang  sebesar-besarnya.

Hormat kami,
PT. Risma Karya



Rismayanti
Manager Pemasaran

Read more ...
Selasa, 19 Juni 2012

Maling kandang

Pada suatu hari si Maling Kandang lagi lapar dan secara kebetulan ambonya ngga ada dirumahnya , dan dia mencuri ayam kesayangan ambonya, tidak lama kemudian ambonya datang sesudah simaling kandang memotong ayam kesayangan ambonya itu , lalu ambonya bilang jadi selama ini kau pale yang curi ayam ambomu ini, jawab maling ...tidak kucuri ji ambo kumintaji sama ayamnya tapi ngga bicara-bicara ji jadi saya ambil mi,,, jawab ambonya ...saya ngga perna mengajarkan kau mencuri ,kalau begitu ,,pergi kau maling,,pergi kau ,kalau kau ngga pergi saya yang pergi ,,setuju jako...jawab maling ,, kalau saya sih..ambo suka-suka aja ...tapi... lho manaha?  Setelah kejadian itu ambonya simaling melangkah , ngga tau arah tujuannya , tinggallah simaling kandang sendirian dirumahnya , tidak lama kemudian simaling kandang dikagetkan dengan cere’ ?? lalu maling berkata ,  wah,,, inimi kapan nabilang neneku’ pasti ada jinnya ini didalam ,,keluarko jin ,,keluarko jin,, sambil menggoso cere’... tidak lama kemudian jin itu keluar dari cere’ tersebut , lalu jin itu berkata ..ada apa yang mulia tidak biasanya tuan menggoso cere’ itu , jawab maling ,,begini jin saya mau makan yang enak-enak ,saya mau makan alarestorang yang termahal di dunia ini ,,jawab jin ,,kalau itu sih gampan ,tapi maaf beribu maaf yang mulia saya lupa bawa dompet,, jawab maling ..jin apaan ini ,laulappa ulummu,,lau lappa ulummu jin ,,begini mi saja jadi babi ngepet mako ,bagaimana setuju jako jin’ jawab jin okaey bos,?  Hari demi hari tahun berganti tahun , simaling jadi kaya raya dia mempunyai istana serta pengawal beribu-ribu ,sekarang maling kandang jadi bos ,  pada suatu hari simaling memerintahkan pengawalnya untuk mengusir pengemis kalau ada yang masuk keistananya.., dan pada suatu malam simaling bermimpi bertemu dengan gadis cantik dan menawan, dan setelah keesokan harinya iya langsung pergi mencari gadis impiannya itu ,langkah demi langkah simaling menemukan gadis itu dan dia langsung melamarnya dan kedua orang tua sigadis impiannya setuju dengan lamaran simaling , hari demi hari , malam penganting maling kandang telah tiba  pestanya sangat ramai dan secara kebetulan ambo’nya maling lewat didepan pesta pernikahan maling kandang ,dan ambo’nya langsung masuk karna acaranya ramai sekali setelah iya masuk dia melihat anaknya dan dia langsung memanggil dengan panggilan yang sangat lembut ,,,maling anakku sayang tidak kusangka dan ngga kuduga kita bisa ketemu disini ‘’anakku maling ayahmu ini kangen bangat ma kamu..jawab maling,, ih..siapa sih,, loh ,,malotongnni,maggarinni bulua’na, marajani ennge’na, wasabbakko onnannge jin ,he..he.. he.. pengawal-pengawal usir dia..usir dia ..kalau perlu perlu lemparkan jauh-jauh , jawab ambo’nya maling ‘ .....maling ternyata kau sudah melupakan ambo’mu ini , .............. setelah kejadian itu ambonya menangis karna kelakuan anaknya itu dan dia pun berdoa kepada dewatae’  kukkutuk kau ,,kukkutuk kau  maling ,,kukkutuk kau jadi tai.........?????   
Read more ...

Gadis diatas menara

Ditepi hutan tinggallah pemburu bersama istrinya mereka ingin sekali mempunyai anak suatu ketika terkabullah keinginannya, sang istri mengandung mungkin karena pengaruh bayi dalam kandungannya, ia mempunyai keinginan yang bermacam-macam.
“aku ingin daun rapunsel,” kata sang istri suatu hari.
“ daun rapunsel? Daun apa itu?” tanya pemburu keheranan.
 “ aku melihatnya dalam mimpi. Dauun itu berada di kebun di belakang menara.
” Begitu istrinya menyebut menara, teringatlah pemburu akan bangunan di tengah hutan. Pemburu memang pernah melihatnya. Bangunan itu memang sudah sangat tua. Dindingnya sudah lapuk ditumbuhi tanaman lumut. Pemiliknya adalah nenek sihir yang jahat.
 “keparat beraninya kamu mencuri tanamanku!” pekik nenek sihir marah. Matanya membeliak. Giginya menyeringah.
 “a... ampun, nek!” pemburu ketakutan tubuhnya gemetar dan wajahnya mendadak pucat. “saya terpaksa melakukannya istri saya mengandung ia menginginkan daun rapunsel itu!” nenek sihir kemudian berkata “baiklah! Kau ku ampuni kau akan ku lepaskan tapo ada sebabnya”
“apa syaratnya, nek?
” ketika adakmu menginjak remaja, aku akan datang mengambilnya.” Pemburu tidak mempunyai pilihan lain lagi, kecuali harus memenuhi keinginan nenek sihir. Dan agar tak membuat istrinya bersedih, sengaja pemburu tak bercerita tentang pertemuannya dengan nenek sihir itu. Dan pada saat itulah nenek sihir itu datang. Rapunsel dibawa pergi. Pemburu dan istrinya tak mampu menolak keinginan nenek sihir mereka hanya mapu berdoa dan memasrahkan segalanya kepada tuhan. Rpunsel dikurung diatas menara. Ia tidak pergi kemana-mana untuk keluaar dari sana, sangat tidak mungkin menara itu sangat tinggi . tangga satu-satunya sudah dihancurkan oleh nenek sihir.
Kalau ingin menemui rapunsel nenek sihir berteriak dari bawah 
          “Rapunsel aku datang!
” rapunsel kemudian mengulurkan rambut panjaangnya. Dengan rambut panjang itulah nenek sihir lalu memanjat sampai ke puncak menara. Sunyi sepi diatas menara untuk menghibur hatinya. Rapunsel menciptakan lagu dan bernyanyi. Lagu dan suaranya begitu merdu margasatwa dan tanaman turut berduka manakala Rapunsel melantunkan suaranya.
Suatu ketika seorang pangeran berburu di hutan itu. Dia mendengarkan lagu merdu, yang ternyata berasal dari atas menara. Didekatinya menara itu. Sayang ia tidak bisa naik ke atas pada saat itulah nenek sihir datang. Pangeran cepat bersembunyi.
“rapunsel! Nenek datang...!” teriak nenek sihir. Rambut panjang Rapunsel  segera menjulur ke bawah. Nenek sihir kemudian memanjat ke atas dengan rambut itu.
Tahulah sang pangeran bagaiman cara memanjat menuju ke atas menara. Ketika nenek sihir tidak ada disana, dengan cara yang sama, samg pangeran naik ke atas menara dan bertemu Rapunsel.
“jangan takut!” ujar pangeran menenangkan Rapunsel yang ketakutan. “aku akan menolongmu.” Pada saat itulah nenek sihir datang. Ia berteriak memabggil Rapunsel dan naik ke atas menara. Tahulah ia bagwa ada orang asing yang menemui Rapunsel. Nenek sihir marah. Ia melemparkan pangeran ke bawah untunglah Rpunsel berhasil menolongnya dengan mengulurkan rambutnya.
Untuk menjaga berulangnya kejadian yang sama, nenek sihir memindahkan Rapunsel ke tempat yang lain. Suatu pagi pangeran datang lagi ia mengira Rapunsel masih terkurung di atas menara “ Rapunsel, aku datang!” teriak pangeran. Rambut panjangpun terulur. Sang pangeran cepat-cepat naik. Namun sebelum menginjak lantai di atas menara, dia kaget. Bukan Rapunsel menyambut kedatangannya, melainkan nenek sihir itu .pangerang cepat-cepat turun. Nenek sihir yang berharap terjatuh dari menara dan menemui ajalnya, segera memotong rambutnya .namun untunglah sebelum rambut terpotong ,pangerang telah sampai ditanah .
Kini justru nenek sihir yang terjebak ! dengan rambut terpotong pendek ,dia tidak bisa turun ketanah .dia berteriak-teriak ,berharap ada orang menolongnya .namun hal itu tidak pernah terjadi.pangerang akhirnya malah bertemu dengan rapunsel .lalu mengajak gadis itu mengajak pulang keistana . bahagia selamanya.

Read more ...

Pappoji

Karya : M. Amin
Aja’ ta’terri nataro pappoji
Nasaba pappoji tennia asessangang
Aja’ tamassessa kale
Nasaba pappoji puraki napancaji
Tau makkiguna
Pappoji angka naritu yaseng pappenaddingang
Aja lalo tacarepai appepaccingenna
Pappojitta
Pappoji de’nangka napeddiri
Atitta narekko taullei
Carinnai pappojitta
Namo wae mata maccio macinnong ri atitta
Tapi pappojji mancaji macanning
Narekko idi mullei
Missengngi riyasangnge pappoji tongattongangnge

Read more ...

Mattuntu paddissengang

Karya : Ahmad Syarif
Paddissengang mancaji sulo ri atuwotuwongan linoe.
Mancaji passalama ri wanuwa ahera’e.
Mancaji pajjillo lao rilalang malampu’e.
Mancaji bokong lao risesena rupa taue.
Nasaba paddissengang rupa taue magello ampe kedona.
Matanre daraja’na.
Matanre angka’na.
Nannia matanre pangka’na.
Paddissengang nassabari rupa taue makkiguna nannia ipakalebbi.
Ipapparalluang nannia ipoji.
Mabbarakka nannia iamasei.
Tanricapa nannia mancaji nomoro seddi.
Mattuntu paddissengang waji’ lao risininna umma sallangnge.
Waji’ lao ri oroane nannia makkunraie.
Ianaritu nassabari, e sininna sumpulolo sallakku makukuwae.
Pada laoni mai natopada mattunru-tunru nasibawai asabbarakang lalang akkaresoangatta lalang mattuntu paddissengange.

Read more ...

Kasihku

Karya : Ridatullah
apparelluangnga 1 deti’
coba-cobai mitaiki andi
appareluangnga 1 manne
coba-cobai susseng lokko ridi
appareluangnga 1 jam
coba-cobai mappoji lokko ridi
apparelluangnaa sesso
cob-cobai mattongattongang loko ridi
tapi apparelluangnga wattu metta
coba-coba mallupaiki
nasaba narekko mappojima
lao ri aleta andi
de’ welo mabela pole riyaleta
de’ welo mallupaiki
nasaba idimi tau ripojikku
ariya lonoe lettu aherat

Read more ...
Senin, 18 Juni 2012

Uddanikku

Karya : Jumadi
Idi’ tappaja u senga’, idi tappaja u nawa nawa
Namuni ribali’ tinroku tappaja ungngarrang
Tappamu anri’ maccahaya pada mataassoe
Cawamu nacawu cawu’ rowa’na bintangnge
Ada ada silappamu nakia sengarammu pamitti’i wae matakku
Riwattu lalang pannie nataro uddani o
O... Anrikku...
Idimi uddanikku
Idi tomi sengngarakku
Nasaba deaga uddani nannia sengarang sangngadinna riyaleta anri.
Bennengnge waddingngi ribilang uddanie
Ulabbirangi abbilangi tatti bosie mappummula nabi adam lattu iye makukuwae
Daripada abbilangngi uddanikku lawo ri idi.
O... anrikku...
Sengaka ri gollae ubali sengaki ri kalukue.
Ajasa kasi tapada kulukue sibolamuwai de’na silele waena.
Sengaka rimula wannie ubali sengaki ri giling tinrokku.

Read more ...

Sifat iri hati menjadi bumerang

Di suatu desa hiduplah seorang raja yang memiliki penasehat spiritual yang setiap selesai shalat shubuh datang untuk memberikan nasehat spiritual. Namun seseorang yang iri hati dan tidak senang melihat kedekatan antara penasehat spiritul tersebut dengan sang raja, sampai suatu ketika orang tersebut datang kepada raja untuk menfitnah penasehat spiritual tersebut, orang itu mengatakan kepada raja “saya ingin melapor kepada raja!” , raja menjawab “apa yang ingin kamu laporkan kepadaku?”, orang itu berkata “penasehat spiritual raja mengatakan hal jelek tentang raja kepada masyarakat!”, raja bertanya “hal jelek apa tentang saya yang ia katakan?”, orang tersebut menjawab “penasehat spiritual raja mengatakan kepada masyarakat bahwa mulut raja baunya tidak sedap!”, taja berkata “tidak mungkian dia melakukan hal tersebut, saya tidak percaya, kalau memang dia berkata seperti itu kepada masyarakat apa buktinya?”, orang itu berkata “kalau raja tidak percaya, tunggulah besok ketika dia datang, dia pasti menutup mulut dan hidungnya”, raja berkata “okey kita tunggu besok”. Keesokan harinya seperti biasa setelah shalat shubuh penasehat spiritual raja tersebut berangkat menuju istana raja, namun ditengah perjalanan dia dicegat oleh orang yang iri hati tersebut dan mengajaknya untuk makan dirumah orang yang iri hati tersebut, sesampainya di rumah orang yang iri hati tersebut penasehat spiritual tersebut disuguhi makanan yang mengandung banyak bawang sehingga membuat aroma mulutnya menjadi tidak sedap. Setelah disuguhi makanan penasehat spiritual raja itupun kembali berangkat ke istana raja, namun sesampainya di istana raja penasehat spiritual itu berpikir “tidak mungkin saya menghadap kepada raja dalm keadaan mulutku berorama bawang” maka iapun menghadap raja menutup mulut dan hidungnya dengan tangan. Ketika melihat itu sang rajapun berpikir “benar juga yang dikatakan orang itu kemarin” sang rajapun menulis sebuah surat kepada prajuritnya dan menyuruh penasehat spiritualnya itu untuk mengantarnya. Ketika dalam perjalanan kembali penasehat spiritual itu kembali dicegat oleh orang yang iri hati tersebut dan bertanya kepadanya “apa yang kamu bawa itu?”, penasehat itu berkata “saya diperintahkan oleh raja untuk mengantarkan surat ini kepada prajuritnya!”, orang iri hati itupun berpikir bahwa surat itu adalah surat penting yang jika diantarkan akan mendapatkan imbalan yang besar dan orang tersebutpun memaksa untuk menggantikan sang penasehat untuk mengantar surat tersebut dan sang penasehat itu terpaksa menyerahkan surat tersebut. Ketika surat itu diterima oleh prajurit raja ternyata isinya memerintahkan agar menyembelih orang yang mengantar surat tersebut, prajurit itupun langsung menyembelih orang yang iri hati tersebut. Keesokan harinya ketika  sang penasehat datang ke istana raja, sang rajapun bingung “kenapa dia masih hidup” lalu sang raja bertanya kepada sang penasehat “apakah surat yang kemarin sudah kamu sampaikan?”, sang penasehatpun menjawab “kemarin saya dipaksa oleh si-A agar supaya menyerahkan surat itu kepadanya untuk diantarkan ke tujuan”, sang rajapun berkata “gawat, orang itu pasti sudah tewas!”, sang penasehat bertanya “kenapa dia tewas raja?”, sang raja berkata “surat yang kemarin kamu antarkan berisi perintah agar menyembelih orang yang mengantar surat itu!”, kembali penasehat bertanya “ kenapa anda ingin menyembelih saya?”, sang raja menjawab “si-A mengatakan bahwa kamu mengatakan kepada masyarakat bahwa mulut saaya bau!”, sang penasehat berkata “saya tidak pernah mengatakan hal itu raja!”, rajapun kembali bertanya “kenapa kemarin kamu menutup mulut dan hidungmu dengan tangan?”, sang penasehat menjawab “kemariin saya disuguhi makanan yang mengandung banyak bawang dan saya malu menghadap raja dalam keadaan mulut saya beraroma bawang!”.
Read more ...
Belajar Blog dan SEO di trikmudahseo.blogspot.com - Support www.evafashionstore.com